Fakultas Teknik Universitas Medan Area (UMA) mengadakan kuliah umum yang dirangkaikan dengan penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) bersama Balai Pelaksana Pemilihan Jasa Konstruksi (BP2JK) Wilayah Sumatera Utara pada Rabu, 14 Oktober 2026. Bertempat di Biro Rektor Lantai III Universitas Medan Area, kegiatan dimulai pukul 09.00 WIB dengan mengangkat tema “Pelaksanaan Pengadaan Jasa Konstruksi di Kementerian Pekerjaan Umum melalui BP2JK Wilayah Sumatera Utara.”
Penyelenggaraan kegiatan ini merupakan salah satu upaya Fakultas Teknik UMA untuk mempererat kerja sama antara institusi pendidikan tinggi dan lembaga pemerintahan, terutama dalam bidang jasa konstruksi serta pengadaan barang dan jasa pemerintah. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa berkesempatan memperoleh pengetahuan tambahan, mengenali pelaksanaan pengadaan secara langsung, dan memahami kompetensi yang dibutuhkan ketika memasuki dunia profesional.
Kuliah umum ini juga menjadi sarana bagi mahasiswa untuk memperluas perspektif mengenai perkembangan sektor konstruksi dan tuntutan pekerjaan di masa mendatang. Kehadiran praktisi dari instansi pemerintah diharapkan dapat membantu mahasiswa menghubungkan materi perkuliahan dengan penerapannya di lapangan, sehingga mereka lebih siap menghadapi tantangan dunia kerja.

Memperkuat Sinergi Akademik dengan Dunia Kerja
Kegiatan diawali dengan acara pembukaan, sambutan penyelenggara, pembacaan doa, penampilan tari tortor, serta menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Hymne Teknik. Setelah rangkaian pembukaan selesai, Dekan Fakultas Teknik Universitas Medan Area menyampaikan sambutan mengenai pentingnya pengalaman praktis sebagai bagian dari proses pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan mahasiswa.
Mahasiswa perlu memiliki kemampuan yang melampaui pemahaman teoritis di ruang perkuliahan. Penguasaan ilmu juga harus disertai pemahaman tentang cara menerapkannya dalam situasi kerja yang sesungguhnya. Dengan melibatkan tenaga profesional dan instansi pemerintahan dalam kegiatan akademik, mahasiswa dapat memperoleh pengalaman belajar yang lebih beragam dan sesuai dengan kebutuhan profesi.
Agenda penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) antara Fakultas Teknik UMA dan BP2JK Wilayah Sumatera Utara menjadi salah satu bagian utama dalam kegiatan tersebut. Kesepakatan ini menjadi langkah untuk mempererat hubungan kerja sama antarlembaga sekaligus mendorong terselenggaranya program akademik yang sejalan dengan kebutuhan dunia profesional.
Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat bagi mahasiswa melalui peningkatan pengetahuan tentang industri jasa konstruksi dan sistem pengadaan barang/jasa pemerintah. Selain itu, kerja sama ini membuka peluang terciptanya pengalaman pembelajaran yang lebih aplikatif dan mendukung kesiapan mahasiswa dalam menghadapi perkembangan dunia kerja.

Menghadirkan Praktisi BP2JK Wilayah Sumatera Utara
Dalam pelaksanaan kuliah umum, Fakultas Teknik UMA menghadirkan dua pemateri dari BP2JK Wilayah Sumatera Utara, yaitu Ir. Rezza Munawir Manik, S.T., M.T., M.M.G., yang menjabat sebagai Kepala Balai Pelaksana Pemilihan Jasa Konstruksi Wilayah Sumatera Utara, serta Edward Pieter Siagian, S.T., M.T., selaku staf BP2JK.
Kedua narasumber membagikan pengetahuan dan pengalaman yang berkaitan dengan pelaksanaan pengadaan jasa konstruksi. Materi yang disampaikan memberikan penjelasan mengenai prosedur pemilihan penyedia, tahapan pengadaan, serta penerapan peraturan dalam pelaksanaan pekerjaan konstruksi.
Pemaparan dari para praktisi tersebut membantu mahasiswa memahami gambaran nyata mengenai proses pengadaan di lingkungan pemerintahan. Dengan demikian, pengetahuan yang diperoleh selama perkuliahan dapat dikaitkan dengan prosedur dan kebutuhan yang berlaku dalam dunia profesional.

Rezza Munawir Manik Membahas Pengalaman Profesional dan Regulasi Pengadaan
Pada sesi pemaparan pertama, Ir. Rezza Munawir Manik, S.T., M.T., M.M.G., menyampaikan pengalaman serta pandangannya mengenai persiapan yang perlu dilakukan mahasiswa sebelum memasuki dunia kerja. Ia menyoroti pentingnya kemampuan menyesuaikan diri, mengembangkan keterampilan, dan meningkatkan daya saing agar lulusan perguruan tinggi dapat mengikuti kebutuhan industri yang terus berubah.
Selain berbagi pengalaman, Rezza turut menjelaskan berbagai ketentuan dan aspek hukum yang berkaitan dengan pengadaan jasa konstruksi. Pembahasan mencakup tahapan pekerjaan konstruksi dan mekanisme pelelangan. Perkembangan digitalisasi dalam sistem pengadaan barang dan jasa pemerintah juga menjadi perhatian, khususnya dalam memahami perubahan proses pengadaan yang semakin didukung oleh pemanfaatan teknologi.
Pengetahuan mengenai regulasi, prosedur pengadaan, dan pemanfaatan sistem digital menjadi salah satu bekal yang diperlukan mahasiswa Fakultas Teknik untuk mempersiapkan kariernya. Wawasan tersebut dapat mendukung kesiapan mereka dalam menekuni bidang konstruksi, manajemen proyek, maupun pekerjaan lain yang berhubungan dengan pengadaan barang dan jasa pemerintah.

Edward Pieter Siagian Menguraikan Metode dan Struktur Pengadaan
Selanjutnya, Edward Pieter Siagian, S.T., M.T., menyampaikan materi mengenai metode pengadaan barang/jasa beserta struktur yang digunakan dalam proses pengadaan.
Melalui penjelasan tersebut, mahasiswa mendapatkan pemahaman tentang alur dan tahapan pengadaan, termasuk prosedur pemilihan penyedia dalam pelaksanaan pekerjaan konstruksi. Materi ini memberikan gambaran mengenai penerapan sistem pengadaan dalam praktik sekaligus membantu mahasiswa memahami keterkaitan antara teori akademik dan pelaksanaan pekerjaan di lingkungan profesional.
Kedua materi yang disampaikan memberikan tambahan pengetahuan mengenai sisi teknis dan administratif dalam pengadaan jasa konstruksi. Mahasiswa juga diajak memahami bahwa setiap tahapan pekerjaan perlu dilaksanakan dengan sikap profesional, ketelitian, dan kepatuhan terhadap peraturan yang berlaku.
Sesi Tanya Jawab Berlangsung Interaktif
Usai penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang melibatkan peserta. Pada kesempatan ini, mahasiswa dapat mengajukan pertanyaan secara langsung kepada narasumber untuk memperoleh penjelasan lebih mendalam mengenai proses pengadaan jasa konstruksi dan penerapannya di lapangan.
Sesi tersebut menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk memperkaya informasi, bertukar pemikiran, serta mengenali berbagai persoalan yang berpotensi ditemui ketika bekerja di bidang konstruksi. Diskusi ini juga membantu peserta memahami hubungan antara materi yang dipelajari di perguruan tinggi dan kebutuhan praktik profesional.
Sebagai penutup rangkaian acara, panitia memberikan hadiah kepada peserta yang berhasil menjawab pertanyaan yang diajukan. Kegiatan ini menambah semangat peserta sekaligus mendorong partisipasi aktif mahasiswa selama kuliah umum berlangsung.
MoA UMA dan BP2JK Mendukung Peningkatan Kompetensi Mahasiswa
Melalui penyelenggaraan kuliah umum dan penandatanganan MoA bersama BP2JK Wilayah Sumatera Utara, Fakultas Teknik Universitas Medan Area berupaya memperluas sekaligus memperkuat hubungan kerja sama antara perguruan tinggi dan instansi pemerintah.
Kemitraan ini diharapkan dapat mendorong pengembangan pembelajaran berbasis praktik, memperluas pertukaran pengetahuan, serta meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap ketentuan dan pelaksanaan pengadaan jasa konstruksi. Keterlibatan praktisi juga memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengenal lebih dekat kebutuhan kompetensi yang diperlukan dalam dunia kerja.
Fakultas Teknik UMA terus berkomitmen mengembangkan pendidikan yang tidak hanya berfokus pada pemahaman teori, tetapi juga memberikan perhatian terhadap pengalaman praktis, penguatan keterampilan profesional, dan kemampuan beradaptasi dengan perkembangan teknologi serta kebutuhan industri.
Melalui kolaborasi dengan BP2JK Wilayah Sumatera Utara, Universitas Medan Area berharap dapat berkontribusi dalam menyiapkan sumber daya manusia yang berkualitas, kompeten, dan mampu mendukung pembangunan, terutama dalam bidang jasa konstruksi serta pengadaan barang dan jasa pemerintah. Langkah ini sejalan dengan komitmen UMA untuk menghasilkan lulusan yang inovatif, profesional, dan berkepribadian.
