Universitas Medan Area (UMA) kembali memperkuat jejaring kemitraan dengan dunia industri melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) bersama PT Pegadaian. Kerja sama strategis tersebut menjadi langkah penting dalam memperluas kolaborasi di bidang riset, pendidikan, inovasi, literasi keuangan, serta pengembangan sumber daya manusia.
Penandatanganan MoU UMA dan PT Pegadaian berlangsung pada Jumat, 31 Juli 2026, di Kampus Universitas Medan Area. Kegiatan tersebut dihadiri jajaran pimpinan UMA dan delegasi PT Pegadaian sebagai bentuk komitmen bersama dalam membangun ekosistem kolaborasi perguruan tinggi dan industri.
UMA dan PT Pegadaian Bangun Kolaborasi Strategis
Delegasi PT Pegadaian dipimpin oleh Deputi Bisnis Area Medan 1 Kantor Wilayah I Medan PT Pegadaian, Faozan Wahyu Praptono. Kehadiran jajaran PT Pegadaian disambut langsung oleh Rektor Universitas Medan Area, Prof. Dr. Dadan Ramdan, M.Eng., M.Sc., didampingi Wakil Rektor IV Bidang Riset, Bisnis dan Kerja Sama, Dr. Ahmad Rafiki, BBA (Hons), MMgt, Ph.D, CIMA, serta Kepala Biro Inovasi dan Kemitraan (BIK) UMA, Dian Fajar Prayoga.
Penandatanganan MoU ini tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga merupakan bentuk pelembagaan kerja sama yang sebelumnya telah terbangun antara UMA dan PT Pegadaian.
Salah satu fondasi penting kerja sama tersebut adalah keberhasilan dosen UMA memperoleh hibah riset dari PT Pegadaian. Capaian ini menjadi bukti awal bahwa kapasitas akademik dan riset UMA memiliki peluang untuk dikembangkan melalui kolaborasi langsung dengan industri.
PT Pegadaian sebagai Living Lab Riset UMA
Melalui kerja sama tersebut, PT Pegadaian diharapkan dapat menjadi salah satu living lab bagi pengembangan riset terapan UMA. Kehadiran industri sebagai laboratorium nyata memungkinkan sivitas akademika mengembangkan penelitian yang lebih kontekstual dan relevan dengan kebutuhan masyarakat serta perkembangan sektor keuangan.
Kolaborasi juga diarahkan untuk membuka ruang bagi pengembangan inovasi, penelitian berbasis kebutuhan industri, peningkatan kompetensi mahasiswa, hingga pemanfaatan hasil riset untuk memberikan manfaat yang lebih luas.

Rektor UMA: Kolaborasi Industri Perkuat Relevansi Pendidikan dan Riset
Rektor UMA, Prof. Dr. Dadan Ramdan, M.Eng., M.Sc., menegaskan bahwa kerja sama dengan PT Pegadaian merupakan bagian dari langkah strategis UMA dalam memperkuat keterhubungan antara pendidikan tinggi dan dunia industri.
“Dari kacamata arah kebijakan makro universitas, peresmian MoU dengan PT Pegadaian ini mempertegas langkah UMA menuju kampus yang inklusif dan relevan dengan dinamika industri modern. UMA tidak merancang program secara terisolasi; kami menggandeng BUMN terkemuka seperti PT Pegadaian untuk memastikan instrumen pendidikan dan riset perguruan tinggi mampu menjawab kebutuhan sektor keuangan riil. Ini adalah peta jalan makro untuk menciptakan nilai tambah bersama yang berkelanjutan,” ujar Prof. Dadan Ramdan.
Menurutnya, kemitraan dengan industri merupakan bagian penting dalam membangun perguruan tinggi yang adaptif terhadap perubahan dan mampu menghasilkan inovasi yang memiliki manfaat nyata.
Kerja sama tersebut juga diharapkan dapat memperluas kesempatan bagi mahasiswa dan dosen untuk memperoleh pengalaman serta wawasan langsung mengenai perkembangan industri keuangan.
PT Pegadaian Siap Perluas Dampak Kolaborasi
Deputi Bisnis Area Medan 1 Kantor Wilayah I Medan PT Pegadaian, Faozan Wahyu Praptono, menyampaikan apresiasi atas terjalinnya kerja sama dengan UMA.
Ia menilai perguruan tinggi memiliki peran penting dalam mendukung pengembangan inovasi dan peningkatan literasi keuangan di tengah masyarakat.
“Kami mengucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Universitas Medan Area atas ruang kolaborasi yang luar biasa ini. Bagi PT Pegadaian, UMA adalah mitra akademis strategis yang memiliki kapasitas riset unggul. Melalui kerja sama ini, kami berkomitmen untuk memberikan dampak sosial-ekonomi yang lebih luas melalui ragam layanan strategis Pegadaian, fasilitasi riset terapan, hingga edukasi literasi keuangan bagi sivitas akademika,” ungkap Faozan.
Kolaborasi UMA dan PT Pegadaian selanjutnya diharapkan dapat berkembang melalui berbagai program konkret yang memberikan manfaat bagi kedua institusi sekaligus masyarakat.

MoU UMA-Pegadaian Dukung Pencapaian IKU dan RENSTRA
Wakil Rektor IV UMA, Dr. Ahmad Rafiki, BBA (Hons), MMgt, Ph.D, CIMA, menilai kerja sama tersebut memiliki relevansi kuat terhadap agenda strategis universitas, khususnya dalam pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) dan implementasi Rencana Strategis (RENSTRA) UMA.
“Kemitraan formal dengan PT Pegadaian secara langsung mengakselerasi capaian Indikator Kinerja Utama (IKU) universitas, khususnya pada IKU terkait kemitraan program studi dengan dunia industri dan BUMN. Langkah ini selaras dengan peta jalan Rencana Strategis (RENSTRA) UMA dalam memperluas laboratorium industri, memperbanyak skema riset hibah berbasis co-creation, dan membuka peluang komersialisasi inovasi bagi para peneliti UMA,” jelas Dr. Ahmad Rafiki.
Menurutnya, kerja sama tersebut membuka peluang lebih luas bagi program studi di UMA untuk mengembangkan berbagai bentuk kolaborasi yang sesuai dengan kebutuhan industri.
Perluasan Riset Hibah dan Komersialisasi Inovasi
Selain penguatan kemitraan program studi dengan dunia industri, kerja sama ini diarahkan untuk memperbanyak riset hibah berbasis kolaborasi (co-creation).
Model tersebut memungkinkan peneliti UMA dan industri menyusun riset berdasarkan persoalan nyata di lapangan sehingga hasil penelitian diharapkan lebih aplikatif dan berpotensi dikembangkan menjadi inovasi yang memiliki nilai tambah.
BIK UMA Siapkan Program Turunan Pascapenandatanganan MoU
Kepala Biro Inovasi dan Kemitraan (BIK) UMA, Dian Fajar Prayoga, menegaskan bahwa BIK akan mengawal implementasi kerja sama agar tidak berhenti pada penandatanganan nota kesepahaman.
“Biro Inovasi dan Kemitraan menegaskan komitmen penuh UMA dalam mengawinkan ekosistem bisnis industri dan ekosistem akademik kampus. Rekam jejak keberhasilan dosen UMA meraih hibah riset PT Pegadaian menjadi bukti bahwa kerja sama ini berlandaskan kepercayaan mutu,” tegas Dian.

Ia menambahkan, BIK akan mendorong berbagai program turunan pascapenandatanganan MoU, mulai dari pengembangan PT Pegadaian sebagai laboratorium riset industri terapan, perluasan program magang bersertifikat, hingga pengembangan inkubasi bisnis bersama.
Magang, Inkubasi Bisnis, dan Riset Berkelanjutan
Program kolaborasi juga diarahkan pada pengembangan pengalaman praktis mahasiswa melalui peluang magang di lingkungan industri.
Di sisi lain, peluang inkubasi bisnis bersama dapat menjadi ruang bagi sivitas akademika untuk mengembangkan gagasan dan inovasi yang berkaitan dengan sektor keuangan, termasuk produk keuangan syariah dan konsep keberlanjutan.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya UMA membangun ekosistem inovasi yang menghubungkan pendidikan, penelitian, industri, dan kewirausahaan.

MoU UMA dan PT Pegadaian Jadi Pijakan Kolaborasi Berkelanjutan
Penandatanganan MoU antara Universitas Medan Area dan PT Pegadaian menjadi momentum penting dalam memperkuat hubungan perguruan tinggi dengan industri keuangan nasional.
Kerja sama ini diharapkan tidak hanya menghasilkan berbagai program akademik dan penelitian, tetapi juga menciptakan inovasi yang mampu memberikan dampak sosial dan ekonomi bagi masyarakat.
Dengan pengalaman riset yang telah terbangun, dukungan industri, serta komitmen kedua institusi, UMA dan PT Pegadaian memiliki peluang untuk mengembangkan kolaborasi yang lebih luas dan berkelanjutan di masa mendatang.
Kemitraan tersebut sekaligus mempertegas komitmen UMA untuk terus membangun perguruan tinggi yang inovatif, profesional, dan berkepribadian, serta mampu menjawab kebutuhan dunia industri dan masyarakat melalui pendidikan, riset, inovasi, dan kolaborasi strategis.
