Tim Program Kemitraan Masyarakat (PKM) Universitas Medan Area (UMA) melaksanakan kegiatan sosialisasi inovasi pengasapan ikan berbasis energi ramah lingkungan di Desa Marindal II, Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deli Serdang, pada Selasa, 23 Desember 2025.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan memperkuat ekonomi kreatif dan kemandirian masyarakat desa melalui pemanfaatan teknologi tepat guna.
Sosialisasi tersebut diikuti oleh berbagai mitra PKM, mulai dari Kelompok Tani Desa, ibu-ibu Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK), hingga pemuda Karang Taruna Desa Marindal II. Program ini didukung pendanaan dari Dana Internal Yayasan (DIYA) UMA Tahun Anggaran 2025 dengan tema “Inovasi Pengasap Ikan Berbasis Energi Ramah Lingkungan pada Kelompok Tani Desa Marindal II Patumbak Deli Serdang.”

Peran Dosen UMA dalam Edukasi Teknologi dan Peluang Usaha
Sosialisasi Alat Pengasap Ikan dan Peluang Bisnis
Ketua Tim PKM, Sirmas Munthe, ST., MT., yang juga dosen Fakultas Teknik UMA, menjadi narasumber utama dalam kegiatan ini. Ia memaparkan materi tentang pengenalan alat pengasap ikan inovatif serta potensi usaha produk ikan asap.
Menurutnya, penggunaan alat pengasap berbasis teknologi ramah lingkungan mampu meningkatkan kapasitas produksi sekaligus membuka akses pasar baru bagi masyarakat Desa Marindal II.
Pemanfaatan Limbah Pertanian sebagai Energi Alternatif
Narasumber berikutnya, Ir. Riana Puspita, MT. dari Fakultas Teknik UMA, menyampaikan materi mengenai pemanfaatan limbah pertanian berupa tongkol jagung sebagai biomassa untuk proses pengasapan ikan.
Inovasi ini dinilai efektif dan berkelanjutan karena memanfaatkan limbah lokal yang melimpah sebagai sumber energi alternatif pengganti kayu bakar konvensional, sekaligus mengurangi dampak lingkungan.
Pentingnya Higienitas Produk dan Legalitas Usaha
Sementara itu, Arie Kartika, SH., MH. dari Fakultas Hukum UMA, memberikan pemahaman terkait aspek higienitas produk olahan ikan serta perizinan usaha. Materi ini menjadi bekal penting bagi masyarakat yang ingin mengembangkan usaha ikan asap secara profesional agar memenuhi standar kesehatan dan memiliki legalitas resmi untuk menjangkau pasar yang lebih luas.
Implementasi Iptek UMA untuk Pemberdayaan Masyarakat
Ketua Tim PKM UMA menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya bersifat sosialisasi teoritis, melainkan wujud nyata implementasi ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek) UMA di tengah masyarakat.
Ia berharap inovasi alat pengasap ikan berbasis biomassa ini dapat melahirkan produk unggulan desa yang bernilai ekonomi tinggi, khususnya bagi Karang Taruna dan ibu-ibu PKK, tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan.
Antusiasme peserta terlihat jelas saat sesi diskusi, tanya jawab, dan peragaan alat pengasap ikan. Kehadiran inovasi ini diharapkan mampu menjadi pemicu tumbuhnya ekonomi produktif baru di Kecamatan Patumbak serta memperkuat sinergi antara akademisi UMA dan masyarakat binaan.
Apresiasi dan Harapan Keberlanjutan Program
Ketua PKK Desa Marindal II menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Tim PKM UMA atas ilmu dan inovasi yang diberikan. Menurutnya, pelatihan ini membuka wawasan masyarakat, khususnya kaum ibu, bahwa limbah seperti tongkol jagung memiliki nilai guna tinggi untuk usaha pengasapan ikan yang lebih sehat, higienis, dan ramah lingkungan.
Tim PKM UMA juga menyampaikan penghargaan kepada Yayasan Pendidikan Haji Agus Salim dan Universitas Medan Area atas dukungan pendanaan melalui DIYA 2025, serta Biro Publikasi Jurnal Ilmiah dan Informasi Digital (BPJID) UMA atas dukungan publikasi dan diseminasi informasi kegiatan.
Ucapan terima kasih turut disampaikan kepada Prof. Dr. Ir. Suswati, M.P. selaku pembina sekaligus bagian dari Program Profesor Mengabdi, atas bimbingan dan kontribusi beliau dalam menyukseskan implementasi inovasi ini di masyarakat.
Apresiasi juga diberikan kepada Pemerintah Desa Marindal II, Kelompok Tani, PKK, dan Karang Taruna atas sambutan hangat dan partisipasi aktif. Diharapkan, inovasi pengasapan ikan ramah lingkungan ini dapat menjadi solusi berkelanjutan dalam meningkatkan ekonomi produktif masyarakat setempat.
