Universitas Medan Area (UMA) menjadi salah satu dari delapan perguruan tinggi di Sumatera Utara yang turut berpartisipasi dalam penguatan literasi kebanksentralan dan pengembangan kapasitas akademik melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama Program Pendidikan Kebanksentralan bersama Bank Indonesia.

Kegiatan penandatanganan tersebut dilaksanakan di Aula Kuala Deli, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara, pada Selasa (17/3/2026). Penandatanganan dilakukan oleh Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara, Rudy Brando Hutabarat, bersama para pimpinan perguruan tinggi di Sumatera Utara, termasuk Rektor Universitas Medan Area serta tujuh perguruan tinggi lainnya, yaitu Universitas Sumatera Utara (USU), Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU), Universitas Negeri Medan (Unimed), Universitas HKBP Nommensen (UHN), Universitas Panca Budi (UNPAB), Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), dan Politeknik Negeri Medan (Polmed).
Dukungan Beasiswa dan Pengembangan Generasi Unggul
Selain penandatanganan kerja sama, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan implementasi program beasiswa Bank Indonesia yang diberikan kepada mahasiswa di berbagai perguruan tinggi. Program ini bertujuan untuk memberikan dukungan pembiayaan pendidikan bagi mahasiswa berprestasi, sekaligus mendorong peningkatan kualitas akademik dan pembentukan karakter kepemimpinan generasi muda.

Rektor Universitas Medan Area menyampaikan apresiasi atas terjalinnya kerja sama ini. Program tersebut dinilai sejalan dengan visi UMA dalam menghasilkan lulusan yang unggul secara akademik, berdaya saing, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan pembangunan ekonomi daerah.
Melalui kerja sama ini, mahasiswa UMA diharapkan memperoleh akses yang lebih luas dalam mengembangkan potensi diri, khususnya di bidang ekonomi, sosial, dan pertanian, melalui berbagai program seperti beasiswa, riset, serta kegiatan pemberdayaan yang difasilitasi oleh Bank Indonesia.

Universitas Medan Area juga menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh pelaksanaan program ini. Diharapkan, program ini tidak hanya memberikan manfaat dalam bentuk bantuan pendidikan, tetapi juga mampu mencetak generasi unggul yang memiliki kepekaan sosial, daya saing tinggi, serta peran aktif dalam mendorong pengembangan sektor strategis, termasuk UMKM di daerah.
Adapun program bantuan pendidikan dari Bank Indonesia ini mencakup berbagai rumpun ilmu, di antaranya Ekonomi dan Bisnis (Ilmu Ekonomi/Studi Pembangunan, Manajemen, Akuntansi, Ekonomi Syariah), Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM), bidang sosial (Komunikasi, Ilmu Pemerintahan, Ilmu Sosial dan Politik, Hukum), serta sektor prioritas daerah seperti pariwisata, pertanian, kehutanan, perikanan, dan ekonomi kreatif.
