Universitas Medan Area (UMA) turut ambil bagian dalam penguatan sinergi pembangunan daerah melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) antara Pemerintah Kabupaten Deli Serdang dengan sejumlah mitra strategis dari sektor energi, perbankan, dan pendidikan tinggi.
Penandatanganan MoU tersebut dilaksanakan di Aula Cendana Lantai II Kantor Bupati Deli Serdang pada Jumat (13/3/2026) dan ditandatangani langsung oleh Bupati Deli Serdang dr. H. Asri Ludin Tambunan bersama enam mitra strategis, yaitu PT PLN (Persero), Bank Rakyat Indonesia (BRI), Bank Sumut, Bank Mandiri, Universitas Medan Area (UMA), dan Universitas Satya Terra Bhinneka.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Wakil Bupati Deli Serdang Lom Lom Suwondo, SS serta para pimpinan lembaga mitra yang terlibat dalam kerja sama tersebut.
Komitmen UMA Mendukung Pengembangan SDM dan Inovasi Teknologi
Rektor Universitas Medan Area, Prof. Dr. Dadan Ramdan, M.Eng., M.Sc., menyampaikan bahwa UMA siap memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Deli Serdang, khususnya dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM), riset terapan, serta inovasi teknologi yang dapat dimanfaatkan langsung oleh masyarakat.
Menurutnya, perguruan tinggi memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan daerah melalui penguatan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

“Universitas Medan Area berkomitmen untuk berkontribusi dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Deli Serdang. Saat ini UMA juga tengah mengembangkan berbagai program inovatif, termasuk Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) yang memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk melanjutkan pendidikan berdasarkan pengalaman kerja yang dimiliki,” ujar Rektor UMA.
Selain itu, UMA juga aktif mengembangkan berbagai riset terapan yang berpotensi memberikan manfaat bagi masyarakat, seperti pengembangan bibit pisang unggul serta teknologi pengolahan sampah yang berkelanjutan.
Sinergi Perguruan Tinggi dan Pemerintah untuk Pembangunan Daerah
Bupati Deli Serdang dr. H. Asri Ludin Tambunan dalam sambutannya menegaskan bahwa kerja sama lintas sektor ini diharapkan dapat menjadi instrumen percepatan pembangunan daerah melalui kolaborasi yang produktif dan berkelanjutan.
Ia berharap penandatanganan MoU tersebut tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi dapat diimplementasikan secara nyata sehingga memberikan manfaat bagi seluruh pihak, khususnya bagi Pemerintah Kabupaten Deli Serdang dan masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyoroti pentingnya digitalisasi transaksi keuangan daerah melalui program Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) sebagai langkah strategis untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah.
“Transformasi sistem transaksi dari konvensional menuju digital merupakan langkah penting untuk meningkatkan transparansi serta membangun budaya transaksi non-tunai di tengah masyarakat. Hal ini juga sejalan dengan konsep pelayanan publik CTM, yaitu Cepat, Transparan, dan Mudah,” jelasnya.
Dukungan terhadap Program Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat
Kerja sama dengan perguruan tinggi juga diarahkan untuk mendukung program Satu Desa Satu Sarjana, yang bertujuan memperluas akses pendidikan tinggi bagi masyarakat desa di Kabupaten Deli Serdang.
Melalui program tersebut, mahasiswa dari berbagai desa diharapkan dapat menempuh pendidikan sesuai dengan potensi wilayahnya, seperti bidang pertanian untuk daerah agraris maupun bidang kelautan bagi wilayah pesisir.

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Deli Serdang juga membuka peluang bagi perguruan tinggi untuk menjadikan wilayahnya sebagai laboratorium lapangan melalui berbagai kegiatan akademik seperti penelitian, Kuliah Kerja Nyata (KKN), maupun program pemberdayaan masyarakat.
Dengan adanya kolaborasi ini, diharapkan berbagai inovasi yang dihasilkan oleh perguruan tinggi dapat diterapkan secara langsung di tengah masyarakat, khususnya dalam bidang pertanian, pengelolaan sampah, serta pengembangan teknologi tepat guna.
