Aksi Tanggap Banjir Sumut: UMA Laksanakan Edukasi dan Bantuan Sosial

Universitas Medan Area (UMA) kembali menegaskan komitmennya sebagai perguruan tinggi yang responsif terhadap persoalan sosial dan kemanusiaan. Melalui kolaborasi dosen dan mahasiswa lintas disiplin, UMA melaksanakan serangkaian kegiatan pengabdian kepada masyarakat dan pemulihan pendidikan pascabencana banjir dan longsor di sejumlah wilayah terdampak di Sumatera Utara, khususnya di Kabupaten Langkat dan Deli Serdang.

Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Tanggap Darurat Pengabdian kepada Masyarakat yang didukung oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek), dengan fokus utama pada pemulihan akses pendidikan, dukungan psikososial anak, serta bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak.

Dipimpin Tim Dosen UMA, Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Warga Terdampak Banjir

Rangkaian kegiatan pengabdian ini dipimpin oleh Ketua Tim Dosen Universitas Medan Area, Dr. Dedi Sahputra, MA, dengan anggota tim dosen yang terdiri dari Dr. Wan Suryani, MM; Dr. Nadra Ideyani Vita, MSi; Dr. Finta Aramita, MM; Ria Wuri Andary, S.IKom., M.IKom; serta Mulkan Situmorang, S.Pd., M.Pd. Tim ini didukung oleh keterlibatan aktif mahasiswa UMA dari berbagai program studi.

Pada 21 Desember 2025, tim dosen UMA menyalurkan bantuan logistik dan kebutuhan pokok kepada masyarakat terdampak banjir di Dusun Sukaramai, Desa Sekoci, Kecamatan Besitang, Kabupaten Langkat. Bantuan tersebut diserahkan secara langsung kepada warga sebagai bentuk kepedulian nyata UMA terhadap kondisi sosial dan ekonomi masyarakat pascabencana.

Selain penyaluran bantuan, tim UMA juga memberikan pendampingan awal dan edukasi ringan, khususnya bagi anak-anak usia sekolah dasar yang terdampak akibat rusaknya sarana dan prasarana pendidikan.

Pembelajaran Aktif Darurat di Sekolah Terdampak Bencana

Sebagai upaya menjaga keberlangsungan proses belajar mengajar, UMA juga melaksanakan program pembelajaran aktif darurat di SMP Negeri 7 Percut Seituan, Kabupaten Deli Serdang. Dalam kegiatan ini, tim dosen UMA menerapkan metode pembelajaran interaktif dan partisipatif untuk membantu siswa tetap termotivasi belajar meski berada dalam kondisi pascabencana.

Program ini tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga dirancang untuk memberikan dukungan psikososial, sehingga siswa mampu bangkit secara mental dan emosional dari dampak bencana banjir.

Penutupan Program Pembelajaran Aktif di SDN 057239 Dusun Sukaramai

Puncak kegiatan pengabdian UMA ditandai dengan penutupan resmi Program Model Pembelajaran Aktif bagi Siswa Korban Bencana Banjir dan Longsor di SD Negeri 057239 Dusun Sukaramai, Kecamatan Besitang, pada 26 Desember 2025. Program ini berlangsung selama lima hari dengan mengusung konsep Kelas Tenda Bencana (Kedana) yang menghadirkan suasana belajar aman, inklusif, dan menyenangkan bagi para siswa.

Selama pelaksanaan kegiatan, UMA turut menghibahkan berbagai fasilitas pendukung pendidikan darurat, antara lain buku dan alat tulis, tas dan seragam sekolah, meja belajar, papan tulis, hingga dua unit tenda yang difungsikan sebagai ruang kelas sementara. UMA juga membantu penyediaan sumur bor guna mendukung kebutuhan air bersih bagi lingkungan sekolah dan masyarakat sekitar.

Kegiatan ini turut dirangkaikan dengan pembagian nasi kotak serta layanan pengobatan gratis yang dilaksanakan melalui kerja sama dengan Puskesmas Besitang, sebagai bentuk kepedulian UMA terhadap kesehatan masyarakat terdampak banjir.

Komitmen Berkelanjutan UMA untuk Pendidikan dan Kemanusiaan

Melalui rangkaian kegiatan ini, Universitas Medan Area menegaskan perannya tidak hanya sebagai institusi pendidikan tinggi, tetapi juga sebagai agen perubahan sosial dan kemanusiaan yang hadir langsung di tengah masyarakat. UMA berkomitmen untuk terus menjalankan program pengabdian yang berkelanjutan, adaptif, dan berdampak nyata, sejalan dengan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *