Universitas Medan Area (UMA) kembali memperluas jejaring kerja samanya di bidang pendidikan tinggi dengan menjalin kolaborasi bersama Universitas Sisingamangaraja XII Tapanuli (UNITA). Kegiatan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) ini dilaksanakan pada Kamis, 23 Oktober 2025, bertempat di Ruang Rektor Lantai 2, Gedung Rektorat Universitas Medan Area.
Penandatanganan MoU tersebut menjadi langkah penting dalam memperkuat sinergi antara kedua universitas, khususnya dalam bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan sumber daya manusia.

Acara ini dihadiri oleh Rektor Universitas Medan Area, Prof. Dr. Dadan Ramdan, M.Eng., M.Sc., beserta jajaran pimpinan universitas yang meliputi Wakil Rektor Bidang Riset, Publikasi dan Kemitraan, Dekan Fakultas Pertanian, Ka. BIPK serta Ka. KUI di lingkungan UMA. Dari pihak Universitas Sisingamangaraja XII Tapanuli turut hadir jajaran pimpinan universitas yang secara langsung berkomitmen untuk merealisasikan kerja sama strategis ini.
Dalam sambutannya, Rektor UMA Prof. Dr. Dadan Ramdan menyampaikan bahwa kerja sama ini diharapkan dapat menjadi sarana penguatan mutu akademik dan peningkatan daya saing perguruan tinggi, baik di tingkat regional maupun nasional.
“Melalui MoU ini, kita membuka ruang kolaborasi yang lebih luas, tidak hanya dalam bidang akademik tetapi juga pengembangan riset bersama dan program peningkatan kapasitas dosen dan mahasiswa,” ujar beliau.
Sementara itu, perwakilan dari Universitas Sisingamangaraja XII Tapanuli menyambut baik kerja sama tersebut dan menekankan pentingnya membangun kemitraan antarlembaga pendidikan tinggi untuk mendorong inovasi dan pemerataan kualitas pendidikan di Sumatera Utara.

Penandatanganan MoU ini diakhiri dengan sesi foto bersama dan diskusi tindak lanjut mengenai rencana implementasi kerja sama dalam waktu dekat.
Melalui kolaborasi ini, UMA dan UNITA berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang unggul, berdaya saing, dan berorientasi pada kemajuan bangsa.
